Okey di section ke-2 ini kita akan membahas tentang definisi.
Di software development itu prosesnya biasanya beragam nah itu tergantung dari
perusahaan tersebut memilih software development models yang akan mereka gunakan
untuk kebutuhan development aplikasi mereka biasanya ada berapa banyak faktor
yang menentukan untuk pemilihan models ini seperti halnya tentang resource nya,
kompleksifitas dari project nya, bug cost nya ataupun kebutuhan-kebutuhan lainnya
yang bergantung pada pengembangan software ini. Biasanya di software development ini
ada masuk yang namanya desain terus masuk juga produk manajemen terus ada juga project manajemen.
Ini ada 3 hal berbeda nah setelah masuk ke proses tersebut biasanya itu ada yang namanya software development life cycle.
Software development life cycle ini itu ada beberapa tahap lagi seperti yang sudah saya bahas sebelumnya.
Tahap pertama yaitu tahap masuk ke requirement gathering terus masuk ke tahap ke-2 yaitu desain,
lalu tahap berikutnya adalah implementasi, testing hingga Kita deployment ke production atau yang biasa kita sebut dengan go live.
Baru nanti di terakhir kita masuk ke maintenance dari project yang sudah kita kembangkan.
Terus di dalam software development ini ada beberapa metodologis, metodologis yang akan saya sebutkan ini
itu akan kita bahas lebih lebih rinci di week ke-2 nanti diantaranya itu adalah model agial,
waterfall, spiral development, prototyping, V model, iterative dan incremental development
juga nanti kita akan bahas tentang RAD atau rapid application development.
Pemilihan itu nanti bergantung lagi pada perusahaan yang mengembangkan software tersebut.
Sekarang kita akan membahas tentang skenario dari sebuah project biasanya dalam skenario ini ada 2 kubu.
Yang pertama adalah klien, yang ke-2 adalah dari kubu developer atau teknikal konsultan
tapi di tengah-tengahnya nanti akan ada seorang solution arsitek yang akan menjadi penengah untuk pengembangan ini.
Misalnya seperti case yang kita udah bilang tadi yaitu pengembangan e-learning development nanti dari end user itu kebutuhannya apa saja.
Mereka akan sampaikan ke solution arsitek tersebut lalu solution arstitek tersebut menyampaikan kepada tim untuk pengembangan software nya.
Ketika udah terjadi deal antara kedua belah pihak tersebut barulah ditentukan model-model yang akan digunakan untuk pengembangan software tersebut.
Nah role-role yang ada di dalam software development ini antara lain adalah ada customer
baru dari customer nanti mereka akan menghubungi seorang account manager
terus ada project manager baru langsung ke solution arsitek nah dari solution arsitek nanti
mereka akan lanjut ke team development nya atau project team nah di project team ini
biasanya ada seorang content manager, ada development team, ada IT admin dan desain timnya.
Itu udah mereka udah kumpulkan semua gathering requirement nya dari kliennya
yang ingin membuat e-learning platform nah solution arsitek ini dia akan membantu membuatkan rencana
dan akan membantu melakukan implementasi terhadap software yang dikembangkan
hingga software tersebut bisa go live ke production sampai ke tahap berikutnya yaitu tahap maintenance.